Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Tenggelamnya Harta Qorun

harta qorun

Kisah ini disebutkan dalam Alquran surat al-kautsar ayat 76 sampai 83, dalam kisah ini Allah memberikan pelajaran tentang seseorang yang suka membanggakan diri. selama hidup didunia dan pada akhir hayatnya terkubur bersama harta Bendanya.

Alkisah di suatu daerah dekat Mesir hiduplah seorang laki-laki yang sangat miskin bernama Qorun, diketahui bahwa laki-laki ini adalah sepupu Nabi Musa anak dari Paman Nabi Musa yang bernama yasa, adik kandung Imron, Ayah Musa. Suatu hari dikunjungi oleh seseorang ternyata yang datang adalah Nabi Musa.

Beliau datang berkunjung untuk menanyakan kabar saudaranya itu! Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam warahmatullahi wabarakatuh wahai saudaraku, bagaimana kabarmu? Aku sangat miskin sampai-sampai tidak memiliki apapun untuk dimakan.

Maukah kau berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar memberikan ku sedikit harta supaya aku bisa bertahan hidup. mendengar hal tersebut Nabi Musa sangat iba dan berdoa kepada Allah agar saudaranya Qorun diberi kecukupan harta dan permintaan itu dikabulkan oleh Allah. hari demi hari kekayaan Qorun semakin berlimpah karena ia menguasai ilmu jual beli perhiasan. namun sayangnya semenjak menjadi orang kaya berubah menjadi orang yang sombong dan Riya atau suka pamer.

Keesokan harinya datang utusan anbi Musa AS,  aku diperintahkan oleh Musa agar kau berbagi bahkan sedikit dari hartamu untuk kepentingan amal, enak saja semua harta ini aku kumpulkan dengan susah payah dan kalian datang untuk memintanya dengan mudah. 

Qorun sangat sombong, kami hanya meminta sedikit untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan lagipula kekayaanmu tidak akan bertambah tanpa seizin Allah. berkata seperti itu utusan Nabi Musa meninggalkan rumah Qorun dan melaporkan kejadian itu kepada Nabi Musa.  tidak ada seorangpun yang bisa mengambilnya dari sekarang Aku adalah satu-satunya orang terkaya di Mesir.

Setiap hari selalu membanggakan dirinya ia sering berjalan-jalan ke luar istana mengenakan pakaian mewah dikawal oleh para pria perkasa, untuk berkeliling memamerkan kekayaannya. untuk membawa kunci-kuncinya tak sanggup hanya dengan satu pelayan yang berotot kekar benar tapi dia sangat sombong.

Bahwa semua itu milik Allah dan akan kembali kepada Allah. di sebuah pasar tempatnya berjual beli emas untuk meminta maaf aku tidak memberikannya sepeserpun kepadamu. dulu kau begitu miskin sampai Allah memberikan semua kekayaan ini.

itu masa lalu, semakin hari semakin bertambah semua itu terjadi karena ilmu dagang yang aku pelajari bukan karena Allah. tetap bersikukuh tidak mau menyerahkan hartanya karena menganggap semua harta yang dimilikinya adalah hasil kerja kerasnya selama ini.

Aku akan mengatakan kepada semua orang akan mengambil seluruh harta yang engkau ,miliki aku Hanya mengingatkan karena dalam setiap harta yang kita miliki terdapat dua setengah persen hak orang miskin di dalamnya. aku mengingatkanmu Jangan bersikap sombong. dan sebaiknya membantu orang lain yang membutuhkan, kiranya kau tidak berkenan. Allah akan mengambilnya dengan sangat muda. 

Kesombongan Qorun semakin bertambah Bahkan ia merampas harta orang lain untuk menambah kekayaannya. Sampai suatu ketika datang azab dari Allah tiba-tiba langit menjadi gelap dan barang-barang dirumah Qorun bergetar! apa yang terjadi..terjadi gempa bumi. bisa terjadi buruk dengan harta ku, perhiasan mewah, semuanya harus aku amankan sebelum..

sebelum sempat menyelesaikan ucapannya lantai rumah Qorun terbelah menjadi dua bagian. begitulah akhir kisah Qorun yang sombong, gempa bumi melenyapkannya ke dalam tanah bersama harta Bendanya.

Seperti yang disebutkan dalam surat al-qosos ayat 81 maka kami benamkan Dia bersama rumahnya ke dalam bumi, maka tidak ada baginya suatu golongan pun yang akan menolongnya selain Allah dan dia tidak termasuk orang-orang yang dapat membela diri.  

Pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah Qorun ini diantaranya, jangan menjadi orang yang suka membanggakan diri, karena Allah tidak suka orang-orang yang membanggakan diri. dunia dan seisinya adalah milik Allah dan dapat dengan mudah diambil olehnya, berbuat baiklah kepada orang lain selama di dunia, seperti bersedekah karena amalan baik kita di dunia bisa menjadi penolong kelak di akhirat Wallahu A'lam Bishawab 


Posting Komentar untuk "Kisah Tenggelamnya Harta Qorun"