Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bergayalah sesuai kemampuanmu

gaya hidup

Kata ilmu fisika tekanan berbanding lurus dengan gaya, artinya ketika banyak gaya akan banyak pula tekanannya. orang kalau hidup banyak gaya, potensi untuk mendapatkan tekanan itu menjadi sangat besar. tekanan ini, tekanan itu, tekanan cicilan tekanan utang, dan tekanan gaya hidup yang lainnya. hidup itu murah label dan merek yang bikin mahal.

Hidup itu sederhana, tapi yang bikin rumit adalah gengsi. sebenarnya sekecil apapun uang kita, Insya Allah uang itu akan cukup untuk memenuhi hidup. tapi mau seberapapun banyaknya uang kita tapi itu enggak akan bakal cukup untuk memenuhi gaya hidup, apalagi di zaman sekarang ini.

Bila enggak hati-hati banyak orang yang akan terbawa arus gaya hidup yang berlebihan, nafsu yang konsumtif, berlaga keren tapi kere, dia hidup dan melakukan apapun supaya dibilang keren, di atas langit pasti ada langit, tidak kan mungkin kita selalu bisa mengejar apa yang kita inginkan, karena keinginan itu selalu berubah-ubah dan bertambah di tiap berjalannya waktu.

Apalagi kalau kamu bergaul dengan orang-orang yang strata sosialnya lebih tinggi, dia punya itu kamu juga pengen punya itu. dia bisa itu kamu juga pengen seperti itu. kita punya mobil harga 130 juta sedangkan teman kita punya mobil harga 250 juta akhirnya kita pengen juga punya mobil seperti itu. kita punya rumah 400 juta teman kita punya rumah 1 M kita pengen juga punya rumah 1 M seperti teman kita tadi.

Kita liburan di kota sebelah teman kita liburan ke negara sebelah kita pengen juga seperti itu. bro tidak akan pernah habis kalau selalu menuruti keinginan hidup kita, itu tiap harinya tidak akan bakal tenang karena kita selalu merasa kurang. akhirnya tingkat kesuburan kita pun menjadi murah. kita akan selalu merasa kurang padahal banyak orang yang lebih kurang daripada kita. salah satu faktor Kenapa banyak orang yang gagal untuk sukses karena terlalu banyak gaya.

Dia tidak bisa menahan untuk membeli yang hanya sekedar ingin tapi belum butuh. banyak sekali barang-barang yang mubazir yang dibeli atas nama gengsi dan prestise. kamu selalu senang membeli sesuatu berdasarkan merek dan brand supaya dibilang orang kaya dan mampu padahal orang-orang kaya dan mampu membeli barang berdasarkan kenyamanan. Mahal atau murah akan dia beli kalau dia sudah merasa nyaman melihat handphone keluaran terbaru kamu ingin ganti handphone keluaran terbaru, padahal HP mu masih bagus dan masih layak pakai.

Mau beli handphone itu untuk apa, kalau memang handphone yang murah bisa mengakomodir semua kebutuhan, pada handphone ngapain harus beli yang mahal kan mau beli handphone itu untuk apa, untuk gengsi atau untuk kebutuhan bisnis yang mahal supaya Dibilang Mahal. padahal bayarnya sampai harus mengorbankan hal yang lain yang sebenarnya lebih butuh.

Kamu lebih memilih nongkrong di tempat yang mahal padahal bisa di tempat yang sederhana dengan biaya yang murah, biasa aja lah sama hidup apa adanya. jangan dipaksa untuk di ada-ada, kasihan nanti tertekan karena banyak hutang.

Kita kadang sering lupa gaya hidup sederhana itu adalah sikap, bukan berarti miskin. buat apa beli barang yang tidak butuh, buat apa bergaya hidup cuman ikut-ikutan orang. sederhana itu kebiasaan hidup yang bisa menjadi perilaku bukan cuman ngomong doang.

Ketika kamu punya rezeki prioritaskan untuk bayar semua hutang kamu dulu, baru beli barang yang kamu butuhkan. jangan sampai kamu punya handphone yang mahal barang-barang branded tapi hutang ke orang lain belum dibayar. punya hutang itu bisa membuat kamu hina di siang hari dan gelisah di malam hari.

Hidup itu sederhana kok cuman gayanya aja yang bikin rumit. kalau cukup uang silakan beli kalau tidak cukup tidak usah maksa untuk pengen beli. karena apa adanya itu lebih keren daripada dipaksa untuk ada, karena Sederhana itu lebih hebat daripada berpura-pura mewah. untuk itu jangan banyak gaya Kalau tidak mau banyak tekanan. Sekian

Posting Komentar untuk "Bergayalah sesuai kemampuanmu"